Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Sunday, July 30, 2017

WOW ! Asgardia, Negara di Luar Angkasa


Jakarta - Negara Asgardia masih menjadi perbincangan hangat dan perhatian publik. Negara yang diklaim menjadi sebuah negara pertama yang berdiri di luar angkasa ini, masih membuka pendaftaran bagi penduduk Bumi yang ingin menjadi warga negaranya.

Meski belum berdiri, pemerintah negara tersebut sudah mengadakan proses seleksi calon penduduk. Lebih dari 280 ribu orang telah mendaftarkan diri. Ternyata antusiasme warga negara Indonesia (WNI) juga sangat besar terhadap negara di atas awan tersebut.

Informasi di laman resmi Asgardia hingga Jumat 28 Juli 2017, terdapat 11.690 WNI yang mendaftar menjadi Asgardian atau warga negara Asgardia. Bahkan Indonesia menduduki peringkat keempat dari 226 negara yang dengan pendaftar terbanyak. Peringkat tersebut kemungkinan bisa kembali bertambah

Informasi mengenai negara Asgardia selengkapnya dapat disimak pada Infografis berikut ini:


Friday, July 28, 2017

SADIS ! Sakit Hati Satpam Berujung Pembunuhan Wanita Tanpa Busana

Jakarta - Akhir perjalanan Siti Kona atau biasa disapa Cindy begitu amat tragis. Dia tewas di dalam kontrakannya di Perumahan Medo Grand Lipo Cikarang, Jumat, 22 Juli 2017 pekan lalu. Teman dan warga sekitar juga seakan tidak percaya Cindy pergi begitu cepat.

Aparat Kepolisian yang tiba dilokasi langsung memasang garis polisi di sekeliling rumah untuk melakukan identifikasi dan olah TKP. Dari hasil identifikasi, korban dalam kondisi telanjang bulat sehingga munculnya dugaan korban telah diperkosa sebelum dibunuh. Namun muncul juga dugaan lain, Cindy dirampok lantaran mobil miliknya juga ikut hilang.

Korban pertama kali ditemukan oleh kekasihnya yang seorang warga negara Jepang yang datang untuk mengunjunginya. Dia mendapati Cindy telah tidak bernyawa sehingga kemudian melapor langsung ke polisi.
Cindy menjalin hubungan spesial dengan pria asal Jepang dan bekerja di tempat hiburan malam. Teman korban mengatakan jarang berkomunikasi dengan Cindy sejak ia tinggal bersama kekasihnya.

Polisi langsung melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan para saksi dan menyelidiki tingkat pengamanan di area kompleks perumahan. Hasilnya, kurang dari 24 jam aparat gabungan Polres Bekasi Kabupaten dan Polsek Cikarang Selatan membekuk seorang pria berinisil DW di daerah Cipayung, Jakarta Timur.

Saat hendak ditangkap, pelaku ditembak di bagian kaki karena mencoba melawan petugas. Bersama tersangka, disita sebuah alat bukti berupa bantal sofa yang digunakan pelaku untuk membekap korban. Selain itu, sebuah mobil dan handphone milik korban serta air soft gun milik pelaku telah diamankan.
Hasil penyelidikan awal menyebutkan pembunuhan tidak direncanakan. Pelaku awalnya datang menegur korban karena tersinggung dengan kata-kata korban saat ditanya soal kartu akses menuju perumahan.

Namun polisi tetap mendalami dugaan adanya motif lain karena usai membunuh korban sang pelaku membawa kabur sebuah mobil dan handphone milik korban. Untuk sementara pelaku dijerat Pasal Tentang Penganiayaan sehingga terancam 15 tahun penjara.

WOW ! Daftar Negara yang Terancam Hilang dari Peta Dunia


Jakarta - Kiribati adalah sebuah negara yang menjadi surga bagi pecinta iklim tropis. Kaya akan sinar matahari dan sajian terumbu karang yang teramat indah yang membuat negara ini digemari oleh  wisatawan.

Namun, keindahan Kiribati diperkirakan tak akan bertahan lama. Sebab, pemanasan global yang berdampak pada naiknya permukaan air laut sangat terasa di negara yang terletak di Samudra Pasifik ini. Penelitian menyebut, Kiribati akan tenggelam dan hilang dari peta dunia pada tahun 2115 mendatang.

Selain Kiribati, ada lima negara lain yang juga terancam hilang dari peta dunia. Memang, tidak semua disebabkan oleh dampak pemanasan global maupun bencana alam lain.

Beberapa di antaranya akan terhapus dari peta akibat konflik geopolitik. Hal ini seperti kasus yang menimpa Yugoslavia, 1991 silam. Negara itu hilang dari peta dunia setelah melewati beragam masalah.

Lalu, negara mana lagi yang terancam hilang dari peta dunia? Simak selengkapnya dalam Infografis di bawah ini:


Keadilan bagi Guru Ngaji yang Diperkosa dan Buang Bayinya Sendiri

JAKARTA, Isak tangis menyelimuti suasana didalam ruang sidang ketika hakim telah membacakan putusan untuk BL (16), seorang pembantu rumah tangga dan sekaligus seorang guru ngaji yang telah didakwa bersalah dengan sengaja melukai bayinya hingga meninggal dan membuangnya di tempat sampah, Kamis (28/7/2017).

Setelah sempat dimasukkan ke dalam jeruji besi, BL bersyukur masih ada kesempatan baginya untuk mengenyam pendidikan dan meniti masa depan yang lebih baik.
Mata BL terlihat sangat merah dikarenakan menangis usai mendengar ia dinyatakan telah bersalah, namun hanya dihukum untuk pembinaan di Panti Sosial Mardi Putera (PSMP) Handayani milik Kementerian Sosial.

Majelis hakim menilai BL membuang bayinya dikarenakan ketidaktahuan prihal kehamilan dan persalinan.
Dalam pertimbangannya, hakim membacakan bahwa pada tahun 2016 silam, BL berkenalan melalui Facebook dengan Ino, pemuda yang berusia 21 tahun bertempat tinggal di Cikeusik pula namun beda RW. Hingga pada suatu hari, Ino mengajak BL ke rumah temannya.
Di sana, BL dipaksa pelaku untuk berhubungan badan meski sudah menolak, memberontak, dan berteriak. BL pun pulang, tak menanggapi komitmen Ino yang mengaku siap menikahinya jika terjadi apa-apa. BL juga tak berani memberitahukan peristiwa ini pada orangtuanya.

Dua bulan kemudian, tanda-tanda kehamilan terjadi. BL mulai mual dan pusing, sehingga dibawa orangtuanya untuk menjalani pemeriksaan di puskesmas.
Dokter di puskesmas menyatakan BL hanya mengalami sakit maag. BL juga masih terus menstruasi meski dalam jumlah yang sangat sedikit. Ia tidak mengetahhhui dan tak yakin kalau dirinya hamil.
"Anak berhenti sekolah di SMK 5 Pandeglang dan timbul keinginan bantu ekonomi keluarga dengan bantuan penyalur hingga menjadi pembantu di Jalan Haji Jian 2B Jakarta Selatan," kata ketua majelis hakim, Fahimah Basyir, Kamis (27/7/2017).

Kemudian pada tanggal 1 Mei 2017, sebulan setelah BL bekerja di rumah itu, sekitar pukul 05.00 ia merasakan sakit yang tidak biasa di perutnya. Ia mencoba buang air besar namun tak bisa.
Hingga kemudian gumpalan besar keluar dari perutnya namun tersangkut. Dalam keadaan setengah tersangkut itu, BL mengambil sebilah pisau di dapur dan ke kamar mandi untuk mengeluarkan gumpalan tersebut.
Ia kemudian memasukkan gumpalan itu ke kantong plastik hitam dan mengikatnya. Kantong berisi bayi dan ari-ari itu hanya dibuangnya ke tempat sampah di dapur.
Keterangan majikan dalam persidangan sebelumnya menunjukkan bahwa ketika diterima bekerja, BL tidak terlihat seperti orang hamil.

Sebab jika mereka tahu atau curiga hamil, BL tidak akan diterima kerja. Keterangan ini diperkuat oleh dokter kandungan yang mengatakan ketika hamil, dimungkinkan bahwa perempuan masih menstruasi dan tidak bertambah berat badannya.
Ini umumnya terjadi pada mereka yang hamil pertama kali, di usia sangat muda, atau terjadi gangguan dalam kehamilannya.
Meski sempat diperdebatkan penyebab bayi yang dilahirkan BL meninggal, hakim meyakini bahwa yang membuat bayi itu meninggal adalah sayatan pisau yang tak sengaja memotong leher bayi dan juga ikatan kantong plastik yang membuat bayi tak bisa selamat.
Tak seperti jaksa yang menuntut BL delapan tahun penjara karena tuduhan membunuh bayinya, hakim dalam pertimbangannya mengakui BL adalah korban perkosaan dan korban kemiskinan.

Setelah diperkosa, di usia yang sangat belia, ia harus bekerja membanting tulang, di mana seharusnya ia mendapat kasih sayang dan pendidikan.
"Anak melahirkan bayi yang tidak diduga sama sekali, dalam peristiwa yang dialaminya, ia mendapat tekanan batin dan trauma," ujar hakim.
"Air mata anak sering keluar, raut wajah tertekan, terlihat bahwa anak tipe anak dengan tingkah laku tidak menyimpang, sangat polos, anak yang pintar dan juara kelas dari hasil rapor, dan keadaan buruk di kampungnya diisi dengan mengajar anak SD membaca Qur'an. Anak mengalami kehamilan bukan karena hubungan yang dikehendaki," tutur hakim.

Atas dasar pertimbangan inilah, hakim pun menolak semua tuntutan jaksa dan menjatuhi hukuman bimbingan di panti sosial sesuai rekomendasi Badan Pemasyarakatan (Bapas).
"BL, janji kepada diri sendiri untuk jadi orang yang sukses, berbakti pada orangtua. Buktikan itu, jadikan pengalaman ini berharga, jalani dengan baik," pesan hakim usai membacakan putusan.
Rini Handayani, Asisten Deputi Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengapresiasi vonis majelis hakim.

Menurutnya, ini merupakan terobosan bagi kasus hukum, dengan putusan yang sensitif terhadap kepentingan anak dan dalam pertimbangannya juga sangat cermat.
"Dan salah satu hakim, beliau felah mengikuti pelatihan sistem peradilan anak, jadi memang itu sangat bermanfaat," ujar Rini.
Rini mengatakan pihaknya terus berusaha mencegah terjadinya masalah ini dengan menerapkan perlindungan terpadu berbasis masyarakat.

BL dan anak lainnya diangap masih sangat polos dan butuh bimbingan dari orang dewasa. Tanpa adanya bimbingan yang tepat, peristiwa seperti yang dialami BL bisa menimpa siapa saja dan akan terjadi lagi.
"Anak harus dirangkul, dia takut mengatakan apa yang terjadi kepada orangtuanya, dan ini dilakukan melalui forum keluarga," kata Rini.

Alhamdulillah, Masjid Al-Aqsa Dibuka Kembali untuk Warga Palestina

JERUSALEM, Warga Palestina sudah dapat kembali beribadah di dalam masjid Al-Aqsa, Jerusalem, pada Kamis (27/7/2017) untuk pertama kalinya setelah hampir mencapai dua minggu konflik dengan Israel yang membatasi akses masuk penduduk Palestine.

Israel telah mentiadakan semua detektor metal yang sebelumnnya dipasang di semua pintu masuk ke kawasan masjid Al-Aqsa menyusul adanya penembakan terhadap dua orang polisi Israel oleh tiga orang pria keturunan Arab.

"Otoritas agama Islam di Jerusalem mengibau warga Palestina untuk masuk ke masjid Al-Aqsa untuk sembahyang setelah siang hari," kata pejabat Waqf, otoritas Islam yang mengelola masjid tersebut, seperti dilaporkan kantor berita AFP.

Pasukan keamanan Israel telah menutup sebagian wilayah di Kota Tua, Jerusalem, Sabtu (15/7/2017), yang mana sebuah situs suci Haram al-Sharif berada.

Penutupan dan pengamanan super ketat diberlakukan setelah aksi penembakan yang menewaskan dua  orang polisi oleh tiga orang Arab di dekat komplek Al-Aqsa, Jumat (14/7/2017) kemarin.

Sesuai dengan yang telah diberitakan, ketiga pelaku penyerangan pun akhirnya ditembak mati di dalam pekarangan masjid tersebut.

Selanjutnya, pihak otoritas Israel mengambil keputusan yang sangat tidak biasa, yakni dengan menutup akses ke kompleks masjid Al-Aqsa untuk shalat Jumat.

Setelah mendapat berbagai tekanan internasional, terutama sekali dari berbagai negara-negara Islam,  Israel membuka kembali kawasan Bukit Kuil dan Haram al-Sharif, yang meliputi masjid Al-Aqsa, di Jerusalem, Minggu (16/7/2017).

Dua dari sembilan gerbang menuju ke kawasan itu telah dibuka kembali untuk umum. Menurut otoritas Israel, pembukaan gerbang atau pintu masuk ke kawasan Bukit Kuil dilakukan secara bertahap, seperti dilaporkan oleh Reuters.

Kawasan itu sempat ditutup setelah ada insiden penembakan dua tetara di Israel. Namun, setelah adanya desakan dari demonstrasi massa dan protes oleh otoritas agama Islam, akhirnya dibuka kembali.

Pertemuan Prabowo dengan SBY, Bahas Nasi Goreng ?

Pertemuan kedua tokoh politik yaitu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediaman SBY, Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat selesai pukul 21.51 WIB.

Setelah selesai dengan pertemuan yang berlangsung sejak pukul 20.56 itu, keduanya langsung menggelar konferensi pers. Prabowo sempat menyinggung nasi goreng yang disuguhkan SBY saat awal pertemuan.

"Saya harus akui secara jujur nasi goreng ini menyaingi nasi goreng Hambalang (kediamannya-red)," ujar Prabowo saat jumpa pers bersama di kediaman SBY, Cikeas, Kamis (27/7/2017) malam.

Ucapan Prabowo memancing gelak tawa para pengurus Partai Demokrat dan Partai Gerindra yang berada di lokasi tersebut. Mantan Danjen Kopassus itu kemudian mengucapkan banyak terima kasih kepada SBY atas suguhan berupa nasi goreng.

"Intelnya Pak SBY masih kuat. Beliau tahu kelemahan Pak Prabowo itu nasi goreng. Asal diberi nasi goreng, sudah Pak Prabowo setuju saja," ujar Prabowo.

Pada pertemuannya dengan Prabowo, SBY menyajikan nasi goreng gerobak yang merupakan langganan keluargannya sedari dulu.

Thursday, September 4, 2014

Florence dan Roh Keistimewaan Yogyakarta

KOMPAS.com - Sungguh sangat mengejutkan tindakan dan sikap sebagian warga Yogyakarta terhadap Florence Saulina Sihombing. Polda Daerah Istimewa Yogyakarta menahan pemilik akun Path yang dinilai membuat ucapan kontroversial, Sabtu (30/8).

Bermula dari kebijakan Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono yang tidak mau menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), maka Pertamina melakukan pembatasan suplai BBM bersubsidi. Akibatnya, banyak pengguna kendaraan bermotor di sejumlah provinsi menjadi kesulitan, terjadi antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar untuk umum, termasuk di Yogyakarta.

Semua orang kesal harus antre berjam-jam hanya untuk mendapatkan tiga atau empat liter premium. Florence Sihombing, Rabu pekan lalu, di Yogyakarta, tak ingin membeli premium bersubsidi untuk motornya. Ia hendak mengisi motornya dengan pertamax 95, dengan menyerobot antrean panjang pengendara mobil. Akan tetapi, ia tetap tidak diperbolehkan mengisi BBM di sana. Ia lantas menumpahkan kekesalannya melalui akun Path.

Antara lain di Path ia menulis, ”Gimana Indonesia bisa maju? Mau aja lo semua diperbudak keadaan. Tolol sampai 7 generasi. Dan mau-maunya Jogja diperbudak monopoli Pertamina. Pantesan miskin”.

Komentar ini lantas tersebar di media sosial, masyarakat Yogyakarta tersinggung, bahkan juga komunitas akademik di Universitas Gadjah Mada. Karena mendapat reaksi yang meluas, Florence akhirnya minta maaf. Seharusnya, kalau sudah minta maaf, warga dan polisi Yogyakarta menghentikan permasalahan, tidak usah menahan Florence.

Memang, yang cukup melegakan tak semua warga Yogyakarta marah besar dan melakukan bullying. Paling tidak, masih ada seniman Butet Kartaredjasa yang risau dengan penahanan tersebut. Dalam Facebooknya, Butet berpendapat, penahanan Florence malah kontraproduktif, mencoreng citra kepolisian dan kearifan warga Yogyakarta.

Keramahan dan rasa persaudaraan warga yang menjadi roh penegak keistimewaan Yogyakarta sudah luntur. Ironis karena tepat dua tahun yang lalu, tanggal 31 Agustus 2012, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengesahkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Budaya Yogyakarta yang istimewa bukan hanya peninggalan keraton dan kesenian yang tangible ataupun intangible.

Lebih dari itu adalah sikap warga Yogyakarta yang penuh persaudaraan dan solidaritas, yang dipelopori Hamengku Buwono IX sejak awal kemerdekaan Indonesia, tahun 1945. Setelah menyatakan bergabung dengan Republik Indonesia, tahun 1946 HB IX merelakan Keraton Yogyakarta sebagai tempat belajar mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang belum mempunyai gedung.

Sejak UGM berdiri, para pejuang dari berbagai suku bangsa, yang kemudian diikuti dengan anak dan saudara- saudaranya, berdatangan ke Yogyakarta guna memperdalam ilmu. Melihat kemurahan hati HB IX yang merelakan Keraton Yogyakarta sebagai tempat kuliah, warga Yogyakarta pun menyediakan rumah mereka sebagai kos-kosan. Tak jarang lantas terjadi persaudaraan antara induk semang dan mahasiswa.

Sekali lagi, kekesalan Florence dengan memaki Yogyakarta tak boleh diulangi, dan dia sudah minta maaf. Kiranya hal itu sudah cukup. UGM bersama dengan Sultan HB X serta masyarakat Yogyakarta sebaiknya merevitalisasi roh istimewa Yogyakarta dengan menyambut permintaan maaf Florence.

Astaghfirullah, Muslimah Prancis Diwajibkan Pakai Bikini Kalau di Pantai

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS - Mantan Menteri Urusan Keluarga Prancis, Nadine Morano, mengatakan sudah menjadi kewajiban wanita Perancis untuk memakai bikini di pantai. Oleh karena itu ia meminta agar budaya itu dihormati.

Media The Independent mengutip pernyataan Morano yang mengatakan, ia melihat seorang wanita muslim duduk di kursi pinggir pantai dengan mengenakan jilbab, baju lengan panjang, serta celana panjang. Ia menganggap hal itu tidak sesuai dengan budaya Prancis.

"Ketika Anda memilih datang ke negara sekuler seperti Prancis, Anda punya kewajiban menghormati budaya kami dan kebebasan para wanita. Atau Anda pergi saja," tulis Morano di akun Facebook dia.

Dia mempublikasikan gambar buram seorang wanita berjilbab duduk di pantai ketika dia berlibur akhir pekan. Ia juga mempublikasikan sebuah foto yang diambil tahun 1950-an dan 1960-an yang menunjukkan simbol seksual Brigitte Bardot mengenakan bikini.

Postingan ini mendapat komentar dari seorang blogger, Fouzia Rakza Bouzaoui. Ia mengatakan, Morano sebaiknya lebih mengkhawatirkan 20.000 kasus kekerasan seksual yang terjadi tiap tahun ketimbang berbicara tentang wanita yang mungkin tidak ia kenal, yang mungkin telah menentukan pilihan hidupnya sendiri.

Wali Kota Bogor Mengamuk di Giant Dramaga

BOGOR, KOMPAS.com — Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengamuk di pusat perbelanjaan Giant Extra Supermarket yang berlokasi di Jalan Raya Dramaga, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Minggu (31/8/2014) siang.

Saking emosinya, Bima Arya langsung berbicara melalui mikrofon bagian informasi agar semua pengunjung Giant keluar dan menghentikan aktivitas berbelanjanya.

Kemarahan orang nomor satu di Kota Bogor itu karena pihak pengelola Giant Extra Supermarket belum memenuhi semua izin yang dikeluarkan Pemkot Bogor.

Padahal, Giant sudah tiga kali diperingatkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor.

Bima Arya datang bersama puluhan petugas Satpol PP Kota Bogor. Kedatangan Wali Kota Bogor yang siang itu mengenakan kemeja biru lengan panjang sontak membuat para pengunjung dan karyawan Giant kaget.

Seusai meluapkan kemarahannya kepada pihak pengelola, Bima Arya langsung meminta semua pengunjung Giant untuk menghentikan aktivitas belanjanya karena Giant Ekstra Supermarket akan ditutup saat itu juga.

Permintaan tersebut disampaikan Bima Arya menggunakan pengeras suara di dalam lokasi supermarket tersebut.

Mendengar imbauan Wali Kota, ratusan pengunjung langsung keluar dan mengurungkan niatnya untuk berbelanja.

"Giant ini sudah diperingatkan karena belum memiliki izin untuk beroperasi. Dampaknya terjadi kemacetan. Kita sudah minta jangan dibuka sebelum ada celukan. Tapi belum dilakukan, kenapa sekarang beroperasi?" kata Bima Arya dengan nada emosi.

Saat ini Giant Ekstra Supermarket sudah ditutup. Petugas Satpol PP Kota Bogor disiagakan di lokasi tersebut untuk berjaga-jaga.

Ini Cerita Jokowi tentang Rahasia Kemenangannya

ZONADEWASA2014.BLOGSPOT.COM, SURABAYA -- Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Muktamar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Surabaya, Ahad (31/8). Di hadapan sekitar tiga ribu peserta, mantan Wali Kota Solo itu mengenang kisah kemenangan dia menjadi presiden ke-7 Indonesia.

Jokowi menceritakan, beberapa hari menjelang pemilihan, dia dan tim sempat kalang-kabut. Dia kisahkan, ketika itu, tim survei menyampaikan bahwa selisih elektabilitas dengan pesaingnya, pasangan Prabowo-Hatta, hanya terpaut setengah persen. "Mereka mendesak saya melakukan sesuatu. Saya harus melakukan apa, tidak tahu. Tapi semua hakikatnya karena Allah," ujar dia.

Menurut Jokowi, dalam ketertekanan itu, dia diajak ke pesantren asuhan Kyai Gus Toriq di Pasuruan. Di sana, menurut dia, para kyai mengusulkan adanya hari santri nasional.
"Saya bilang akan mengusahakan itu. Eh, besoknya ada yang ngetweet  'Jokowi Sinting'. Terus tim survei bilang, 'dapat tiga juta (suara), Pak'. Saya senang saja disebut sinting," ujar dia, yang langsung disambut sorak tawa hadirin.

Menurut Jokowi, itu adalah salah satu keberuntungan yang tidak dia sangka-sangka. Selain itu, Jokowi juga mengenang bagaimana rival mereka melakukan blunder saat debat. "Orang bilang kita tampak pintar, padahal yang di sana yang banyak melakukan gol-gol bunuh diri," ujar dia.

Cerita Jokowi tersebut tampaknya terkait dengan kesalahan Hatta Rajasa ketika menyebut 'Adipura' sebagai 'Kalpataru'. Jokowi juga mengenang bagaimana kepergiaan dia umrah ke Tanah Suci di masa tenang pemilu menjadi bahan serangan kubu pesaingnya. "Saya umrah pakai pakaian umrah. Tiba-tiba pakaian saya dipermasalahkan, katanya terbalik, padahal ya ndak," ujar dia, seraya tersenyum.

Ini Kata-kata Pertama Florence Saat Keluar dari Tahanan

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Setelah pengajuan penangguhan dikabulkan, Senin (1/9/2014) tepat pukul 14.50 WIB, Florence Sihombing didampingi Sekretaris Komite Etik Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Heribertus Jaka Triyana, keluar dari tahanan Ditreskrimsus Polda DIY.
Zona N
"Pertama-tama, sekali lagi dengan tulus saya minta maaf kepada Sultan dan seluruh masyarakat Yogya atas perbuatan yang saya lakukan. Saya memohon, dengan sangat, permintaan maaf ini bisa diterima seluruh warga. Saya harap masyarakat Yogya mengerti dan mau berbesar hati dengan mau memaafkan," ujar Florence Sihombing saat ditemui di Ditreskrimsus Polda DIY, Senin.

Florence juga mengucapkan terima kasih kepada pihak UGM yang telah bersedia membantu menjamin penangguhan penahanan untuk dirinya.

Sementara itu, dosen Fakultas Hukum Internasional UGM sekaligus Sekretaris Komite Etik Fakultas Hukum, Heribertus Jaka Triyana, mengatakan bahwa pihaknya, dalam hal ini Fakultas Hukum UGM, telah mengajukan penangguhan penahanan terhadap Saudara Florence, dan hal tersebut telah dikabulkan.

"Kami akan mengikuti proses hukum yang berlaku. Dalam waktu dekat, kami akan melakukan pembinaan kepada anak kami, Florence," ucapnya.

Atas nama Institusi dan Fakultas Hukum UGM, Heribertus juga meminta maaf kepada masyarakat Yogyakarta, kepada Sultan, dan seluruh akademika UGM atas apa yang telah diperbuat Florence.

"Secara tulus meminta maaf kepada semuanya. Atas nama Florence dan keluarga, dengan tulus kami ucapkan terima kasih," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah ditahan selama dua hari sejak Sabtu (30/8/2014), Florence Sihombing akhirnya dapat bernapas lega setelah pengajuan penangguhannya dikabulkan oleh pihak Ditreskrimsus Polda DIY.

Surat perintah penangguhan penahanan dan surat perintah pengeluaran tahanan ditandatangani oleh Direskrimsus Polda DIY Kombes Pol Kokot Indarto pada Senin ini pukul 13.30 WIB.

Florence Sihombing ditahan Polda DIY atas laporan sejumlah lembaga sosial masyarakat (LSM) karena dianggap telah menghina warga Yogyakarta atas kicauannya di media sosial. Dia kemudian dijerat dengan pasal dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta pasal Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Florence resmi ditahan di Ditreskrimsus Polda DIY dan ditetapkan sebagai tersangka pada Sabtu pukul 17.00. Ia dikenai Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 1, Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang ITE Nomor 11 Tahun 2008, serta Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP.

4 Jenis Cewek Nyebelin Ketika Digebet

Gebet menggebet adalah sebuah kegiatan yang harus kamu lalui sebelum akhirnya pacaran. Ya iyalah, gimana mau pacaran kalo sebelumnya belum suka-sukaan. Pada dasarnya sih kamu bisa dan sah aja menggebet semua orang. Problemnya, gak semua orang itu asik buat digebet. Berikut ini kita akan kasih tau kamu 4 jenis cewek yang sungguh menyebalkan ketika digebet.

1. Si Jual Mahal
Cewek yang suka jual mahal memang memiliki daya tarik tersendiri, mereka tidak akan gitu aja memberikan ‘lampu hijau’ untuk digebet. Banyak cowok yang merasa tertantang untuk menaklukan si cewek jual mahal ini, tapi gak sedikit juga yang akhirnya keki sendiri. Minggu-minggu pertama digebet, si cewek kelihatan jual mahal, setelah lebih dari sebulan, masih tetep aja cuek banget. Di-sms balesnya seperlunya doang. Kalau kamu tanya sesuatu kayak: “lagi ngapain nih?”, nggak pernah nanya balik. Ditelfon juga bikin bingung mau ngomong apa.
Jenis yang begini suka bikin bingung antara mau ngelanjutin pedekate atau ngerasa udah ditolak duluan sebelum nembak. Tapi kalau respon dari dia benar-benar dingin dan tidak antusias, mungkin kamu emang kurang ganteng.

2. Si Banyak Mau
Kalau yang satu ini memang terkesan ‘bisa banget digebet’ di awal fase penggebetan kamu. Orangnya ramah, terbuka, suka cerita-cerita bahkan curhat. Lama-lama dia mulai minta tolong ke kamu, mulai dari hal kecil, misalnya minta dijemput atau minta dibawain makanan. Kamu sebagai laki-laki yang lemah hatinya terhadap permintaan wanita pasti akan dengan antusias meng-iya-kan permintaan tolong si gebetan kamu. Kamu bisa masukin cewek yang matre ke dalam jenis ini juga.
Nah setelah beberapa lama digebet, kok si cewek makin aneh aneh aja permintaannya, misalnya: “Eh aku minta tolong banget dong potongin rumput rumah aku, kalau sempet sekalian atap rumahku disapu dan dipel”. Kalau dia terus-terusan minta yang aneh-aneh kayak gini, mungkin kamu memang dikira pembantu-freelance.

3. Si Nempel Sana Sini 
Mirip sama jenis yang kedua, cewek yang gampang nempel sana-sini itu memang terkesan ‘bisa banget digebet’. Bedanya, dia nggak tebar pesona ke semua cowok dengan alasan supaya bisa minta tolong, tapi emang bawaannya se
Tapi giliran kamu udah kecantol sama dia, kamu akan menyadari bahwa ada banyak banget cowok yang lagi pedekate sama dia juga, bukan cuma kamu doang. Kalau kamu adalah seorang cowok pencemburu dan sensitif perasaannya, ngegebet cewek jenis ini bisa membuat hati kamu tercabik-cabik. Tetapi semuanya akan baik-baik aja kalau kamu memang pro poliandri.

4. Si Belum-Belum Udah Posesif
Jenis ini merupakan kontra-nya jenis nomor 3. Jenis nomor 3 kan pengennya diperhatiin, nah kalau yang jenis ke 4 ini pengennya merhatiin mulu, kadang-kadang sampai sedikit berlebihan. Dikit-dikit nanyain: “Lagi apa? Sama siapa? Ngapain? Kenapa? Gimana? Kapan?”. Mungkin pada awalnya kamu seneng, karena pertanyaan-pertanyaan yang dia lontarkan itu menunjukkan perhatian dia ke kamu. Tapi kebayang nggak sih? Belum jadian aja udah kayak gitu posesifnya, gimana kalau besok jadian beneran?
Pedekate sama cewek yang posesif itu ada serunya juga, kamu nggak perlu repot-repot mikirin topik pembicaraan, karena dia bakal nanya-nanya terus ke kamu, kamu tinggal jawab doang. Tapi kadang rasanya jadi kayak napi gitu, tiap jam harus lapor. Atau jangan-jangan kamu memang pedekate sama sipir penjara dan sebenernya kamu emang baru keluar dari penjara dan wajib lapor?
Nah begitulah. Buat yang cowok, apakah kamu pernah mendekati salah satu dari 4 jenis cewek ini? Dan buat cewek…apakah kamu adalah salah satu dari 4 jenis cewek ini? Share di comments!

Thursday, August 21, 2014

Orang-orang ini Selfie Di Tengah Demo Pendukung Prabowo


Jakarta Sejak pagi di beberapa titik wilayah Jakarta dibanjiri ribuan massa pendukung pasangan capres dan cawapres Prabowo-Hatta. Adapula ratusan anggota polri dengan pakaian anti huru-hara serta mobil baracuda dan mobil water canon untuk menunggu putusan sengketa Pilpres 2014. 
Namun, hal tersebut menjadi momen bagi masyarakat yang bekerja di kawasan Jalan Merdeka, Patung Kuda dan Bundaran Indosat untuk mengabadikan foto selfie dengan ponselnya.

Jalan Merdeka Barat memang dipenuhi perkantoran, demo yang berpusat disana menjadi pemandangan yang langka bagi karyawan di sekitar kawasan tersebut. Seperti pantauan Citizen6 di linimasa Twitter dan Path, para onliner yang bekerja di kawasan tersebut memamerkan postingan foto selfie dirinya saat berada di kerumunan pendemo maupun ratusan polri.

Tidak ada rasa takut yang terlihat di wajah mereka saat berada di kerumunan ribuan orang tersebut. Malahan orang-orang itu memperlihatkan gaya totalnya saat berpose di jejeran atribut polisi anti huru-hara ataupun berpose di depan mobil water canon.

Salah satu foto juga memperlihatkan empat perempuan yang melakukan selfie dengan latar belakang massa pro Prabowo yang menggunakan pakaian serba putih dengan membawa bendera dukungan untuk Prabowo-hatta.
Massa pro Prabowo menuju Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan membacakan putusan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2014 dengan pemohon Prabowo-Hatta siang ini pukul 14.00 WIB.

Massa Prabowo Terkendali, Polisi Foto-foto di Bundaran Patung Kuda

Jakarta - Setelah membubarkan massa Prabowo di sekitar Bundaran Patung Kuda Indosat, kondisi sempat melandai. Puluhan polisi sempat rileks sejenak dan sempat narsis foto-foto. Jeprat-jepret!

Sekitar 30 polisi Subdit Pengendali Massa (Dalmas) Sabhara Polda Metro Jaya di lapisan ketiga, terlihat duduk serempak di sekitar Bundaran Patung Kuda Idosat, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2014) pukul 15.25 WIB.

Awalnya, mereka hanya duduk-duduk santai. Kemudian, warga sekitar dan wartawan memfoto-foto mereka. Salah satu dari mereka menceletuk, "Eh foto yuk foto!" Teriakan yang bernada ajakan itu membuat salah satu personel polisi maju, mengambil HP berkamera dan mulai memfoto teman-temannya sendiri.

Polisi yang sempat tegang dengan massa Prabowo di depan Gedung Indosat itu tampak sumringah, senyum-senyum hingga tawa terlihat gigi geligi mereka. Ketegangan sejenak lepas dari raut wajah polisi yang sedang bersiaga.

ISIS Tahan 1.000 Perempuan Yazidi, Pilih yang Muda dan Cantik


Baghdad — Nasib sekitar 1.000 perempuan Yazidi yang ditangkap pasukan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sejauh ini belum diketahui. Sejumlah saksi mata mengatakan, para perempuan Yazidi itu dipisahkan menjadi kelompok perempuan muda dan yang lebih tua.
Para saksi itu mengatakan tidak mengetahui bagaimana perlakuan para pejuang ISIS itu terhadap para perempuan Yazidi. Namun, tampaknya, jika mereka mau memeluk Islam, para perempuan yang lebih muda dipersiapkan untuk menjadi pengantin para pejuang ISIS.
Para perempuan Yazidi ini ditangkap ISIS ketika kelompok itu menyerbu kota Sinjar, kota utama etnis minoritas Yazidi. Para perempuan ini ditahan di lokasi yang berbeda di seluruh Irak utara.
Sejak menyapu kawasan itu dua pekan lalu, sejumlah saksi mata mengatakan, para pejuang ISIS menahan para perempuan, terutama yang paling muda dan cantik.
Selanjutnya, para tahanan perempuan dipisahkan dari tahanan pria. Perempuan yang lebih muda kemudian dipisahkan dari perempuan yang berusia tua dengan sebagian besar dari mereka dimasukkan ke dalam truk atau bus.
Begitu berada di dalam tahanan, para perempuan itu disodori tawaran yang sulit. Jika mereka bersedia memeluk Islam, maka mereka dijanjikan mendapat hidup yang baik dengan seorang suami Muslim yang baik pula.
Bagi yang menolak tawaran ini, mereka akan terus hidup sebagai tahanan, yang besar kemungkinan akan menemui ajal pada suatu hari nanti.
Pengakuan para perempuan Yazidi ini diperoleh dari sejumlah wawancara dengan para pengungsi Yazidi, saksi mata, aktivis, dan para perempuan yang bisa dihubungi lewat telepon yang masih mereka bawa saat ditahan.
Identitas para perempuan itu, termasuk kisah rinci mereka dan alat-alat komunikasi yang digunakan, dirahasiakan demi melindungi mereka dari para penculiknya.
Seorang pemimpin senior Kurdi, Hoshyar Zebari, menduga kuat bahwa jumlah perempuan Yazidi yang ditahan ISIS mencapai 1.000 orang.
"Banyak pejuang ISIS yang datang dari luar negeri belum memiliki istri. Oleh karena itu, mereka menginginkan para perempuan itu memeluk Islam agar para pejuang ini bisa menikahi mereka," kata Zebari.
Pemerintah Irak mengklaim sedikitnya 1.500 perempuan ditahan ISIS, dan sedikitnya 500 pria dieksekusi saat organisasi itu merebut kota Sinjar, yang sebagian besar penghuninya adalah etnis Yazidi.

Rusuh Massa Prabowo-Hatta Disorot Dunia



Jakarta - Aksi massa pendukung Prabowo-Hatta jelang putusan sengketa Pemilihan Presiden (pilpres) 2014 di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi sorotan dunia.

Kantor berita Reuters, Miami Herald dan BBC pada Kamis (21/8/2014), menulis artikel mengenai aksi polisi memukul mundur massa Prabowo menggunakan gas air mata. 'Indonesia police fire tear gas ahead of court verdict on election," demikian judul artikel yang dimuat Reuters.


Sementara media Australia ABC.net mengabarkan tentang Gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta yang dikepung massa pendukung Prabowo Subianto. Disebutkan, para pengunjuk rasa dijaga oleh 27.000 polisi dan personel militer yang telah dikerahkan.

'Jakarta in lockdown as court decides validity of presidential election', demikian judul artikel yang mereka tulis.

"Pada sekitar 02.35 waktu setempat, ketika Hakim Agung Hamdan Zoelva mulai membacakan putusan, garis depan pengunjuk rasa tiba-tiba menyerang polisi -- mendorong aparat menembakkan gas air mata dan menggunakan meriam air. Para pengunjuk rasa gagal menerobos garis polisi dan para pendemo akhirnya mundur," tulis Smh.com.au menggambarkan aksi memanas itu.

Sementara Channel News Asia, memberitakan keberatan kubu Prabowo terhadap hasil Pilpres yang dimenangkan rivalnya pasangan Jokowi-JK, dengan artikel berjudul 'Indonesian court to rule on Prabowo's election challenge'.
Meski sempat ricuh, namun aksi anarkis massa tersebut situasi akhirnya kondusif.

Camelia Malik Antusias Orasi di Hadapan Pendukung Prabowo

JAKARTA -  Dua artis senior yaitu Camelia Malik dan Jaja Mihardja terlihat antusias memimpin orasi di hadapan ribuan simpatisan pasangan Prabowo - Hatta saat Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan putusan soal sengketa Pilpres, Kamis  (21/8/2014) siang.
Camelia  tampil dengan kerudung merah itu tampak antusias meneriakkan dukungan kepada pasangan Prabowo dan Hatta untuk menjadi Presiden RI. Ia bediri di hadapan massa pendukung yang berasal dari beragam kelompok masyarakat seperti Pemuda Panca Marga, Laskar Merah Putih, FKPPI.
Terlihat juga Rachel Maryam yang juga salah satu pendukung pasangan Prabowo Hatta, ikut pula berorasi yang meminta hakim MK tidak terpengaruh intervensi asing. "Kami mohon hakim bisa memutukan perkara ini dengan adil dan jujur."
Salah satu orator menyebutkan bahwa mereka mengaku telah terzolimi dengan penetapan Pasangan Jokowi dan JK sebagai presiden terpilih. "Kami datang ke sini dengan membawa kedamaian. Kami datang untuk mencari keadilan di negeri ini," tandasnya.
Tak heran, meski massa terus mendesak pagar berduri, salah satu pimpinan menghimbau massa tidak anarkis saat melihat ada satu kelompok yang tampak emosi untuk bisa menerobos kawat berduri.
Tak hanya orasi, seorang pendukung Prabowo dari Maluku juga membacakan puisi berjudul Indonesia Menangis! Di akhir pembacaan pusisi, para massa memekikkan teriakan "Merdeka! Hidup Prabowo, Hidup Indonesiaku!"
Saat berita ini ditulis, massa masih merangsek agar bisa masuk dan mendengarkan putusan hakim secara langsung.

Kisuh Massa Prabowo vs Polisi, 1 Orang Kritis


Hasil putusan sidang Mahkamah Konstitus (MK) pada Kamis 21 Agustus 2014, seketika menjadi perhatian banyak pihak. Menurut informasi yang beredar, satu pendukung Prabowo-Hatta kritis dalam insiden kericuhan dengan pihak kemananan.
Massa pendukung Prabowo Subianto yang terus menerjang mendesak pengamanan akhirnya mundur. Mereka kocar-kocir ketika pihak kepolisian menembakkan gas air mata dan menyemprotkan air dari meriam air (water cannon).
Mobil water cannon yang berada di dekat Patung Kuda Arjuna Wiwaha menyemprotkan air dan gas air mata ke arah ribuan pendukung Prabowo sekitar pukul 14.35 WIB. Massa langsung berusaha menyelamatkan diri.
Mereka kabur ke arah Jalan Medan Merdeka Selatan dan ke arah Jalan MH Thamrin. Polisi yang sedari tadi diam mulai maju untuk menahan massa agar tidak terus maju ke arah Gedung MK, yang saat ini sedang melangsungkan proses pembacaan putusan gugatan Prabowo terhadap KPU.
Menurut informasi yang dihimpun, seorang pendukung Prabowo-Hatta disebut-sebut kritis saat polisi melakukan pembubaran paksa dengan menembakan gas air mata dan meriam air di depan Patung Kuda Arjuna Wiwaha.
Namun hal tersebut berbeda dengan yang dikatakan oleh Akbar Husein, seorang pendukung dari Gardu Prabowo. Akbar Husein mengatakan jika ada korban tewas akibat kisruh antara pendukung Prabowo-Hatta dengan aparat.
“Rekan kita satu orang meninggal dunia dan satu lagi belum sadarkan diri” ungkap Akbar, saat berbicara menggunakan pengeras suara seperti yang dilansir Kompas.
Bahkan menyusul adanya jatuh korban dalam pembubaran massa, Akbar meminta Kapolri Jenderal Sutarman mengundurkan diri. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian apakah memang benar-benar ada korban yang tewas atau tidak.
“Atas hal ini kami meminta Kapolri Jenderal Sutarman, agar segera mengundurkan diri” tegas Akbar.

Putusan MK Atas Gugatan Pilpres Prabowo-Hatta Setebal 4 Ribu Halaman

Hari ini, Kamis, 21 Agustus, Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang akhir mengenai gugatan Pilpres 2014 yang diajukan pasangan Prabowo-Hatta Rajasa. Digelar mulai pukul 11.00 WIB, sidang masih berlangsung untuk membacakan hasil keputusan.

Dalam persidangan diungkap oleh Ketua Majelis Hakim, Hamdan Zoelva, bahwa hasil keputusannya mencapai lebih dari 4.390 halaman. Jumlah tersebut terdiri dari pokok permohonan, resume persidangan, amar putusan, dan konklusi.

Namun, tidak semua lembar putusan akan dibacakan dalam persidangan ini. Sembilan majelis hakim MK hanya akan membaca bagian pertimbangan dan putusan secara penuh. Meski hanya bagian tersebut tapi jumlahnya mencapai 300 halaman dan akan dibacakan secara bergantian oleh seluruh hakim.

"Putusan ini cukup tebal, 4.390 halaman," ucap Hamdan saat membuka sidang putusan di ruang sidang pleno Gedung MK. "Tapi yang dibacakan sekitar 300 halaman saja."

Sedangkan di luar MK situasi sempat ricuh dengan merengseknya pendukung Prabowo-Hatta di kawasan bundaran HI untuk masuk ke gedung MK. Namun polisi berhasil meredam massa dengan menembakkan water cannon. Massa pun membubarkan diri sekitar pukul 15.00 WIB karena tak berhasil menembus blokade aparat keamanan.

Sementara itu Prabowo-Hatta akan menggelar jumpa pers bersama tim Koalisi Merah Putih di Jakarta untuk menyikapi keputusan MK ini. Budi Purnomo Karjodihardjo dari Media Center Koalisi Merah Putih hanya mengatakan jumpa pers akan digelar di Hotel Grand Hyatt setelah keputusan MK selesai dibacakan, sehingga belum diketahui jam pastinya. Sedangkan pasangan Prabowo-Hatta dan petinggi partai koalisi hanya menghadirkan kuasa hukumnya di MK.

Tertipu Isu Menang di MK, Massa Prabowo Sujud Syukur



Jakarta - Tiba-tiba saja ratusan pendukung Prabowo ini menyanyi, sujud syukur dan berpelukan. Mereka gembira karena mendengar kabar burung yang entah muncul dari mana, yang menyebut Prabowo-Hatta menang di MK. Padahal hingga kini belum ada putusan apa pun dari MK.

Pantauan di Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (21/8/2014), ratusan pendukung itu tiba-tiba menyanyikan lagu dukungan untuk Prabowo. "Prabowo presidenku, Prabowo kebanggaanku," seru para pendukung. Mata sebagian massa berkaca-kaca.

Sementara yang lain mengucap syukur dan saling berpelukan. "Alhamdulillah akhirnya menang!" seru seorang pendukung Prabowo.

"Katanya sudah sudah ada (keputusan MK), katanya (Prabowo) menang!" ujar seorang lelaki yang menggunakan kaos putih bergambar dukungan untuk Prabowo. Ucapan ini disambut sujud syukur oleh pendukung Prabowo yang lain.

Saat ini massa tersebut bergerak ke arah Thamrin. Mereka akan bergabung dengan kelompok massa yang lainnya.

Belum diketahui dari mana massa Prabowo itu mendapat isu tentang kemenangan Prabowo dan siapa yang menyebarkannya. Sebab hingga berita ini diturunkan, hakim konstitusi belum membacakan putusan. Yang dibaca hakim baru berkas gugatan, eksepsi dan kesaksian-kesaksian.